Translate

Tuesday, July 7, 2009

6 Janji yang Bikin Hubungan Makin Erat

Sepuluh tahun pernikahan, seringkali menjadi tantangan tersendiri. Karir yang mulai mapan, ditambah anak-anak yang semakin besar, membuat kita lupa bagaimana indahnya mendengar sweet promise atau janji manis dari pasangan.

Padahal janji manis adalah medium untuk membuat kita selalu jatuh cinta pada pasangan. Karena janji manis merupakan blueprint dari rasa cinta yang dilakoni setiap harinya. Psikolog John Gottman, PhD, bahkan menyakini, janji manis yang diucapkan setiap hari akan mengkristal dalam hati. "Kristalisasi inilah yang nantinya menjadi wujud nyata dari cinta."

Lalu janji manis seperti apa yang dapat melanggengkan komitmen berbagi hidup bersama pasangan?

"I vow to not go to bed angry"
Memberikan punggung pada pasangan usai bertengkar, ternyata bukan reaksi yang bijak. Penelitian yang dilakukan University of Washington mengungkapkan, pertengkaran yang dibawa tidur hanya akan meningkatkan gengsi ketimbang rasa sayang kita terhadap pasangan. Maka penelitian yang dilakukan pada Love Lab ini, mendorong setiap pasangan menyelesaikan masalah sebelum tidur. Tujuannya hanya satu, menyelesaikan permasalahan yang menguntungkan kedua belah pihak.


"I vow to keep our romance going -even when I'm not feeling romantic"
Kerja yang menumpuk yang dibayangi dengan acara rutin keluarga besar, sering kali membuat kita lupa akan kesenangan yang dilakukan sebelum menikah. Menonton film atau makan di restoran romantis, misalnya. Padahal momen berdua ini akan membuat kita dapat saling memperhatikan secara utuh. Habiskanlah waktu bersama di akhir pekan, untuk menyadari bahwa pasangan yang ada di samping kita adalah yang terbaik bagi kita.


"I vow to be honest"
Berapa kali kita rela menemani pasangan menonton siaran tv yang sebenarnya tidak kita sukai? Mencoba untuk menikmati, sebenarnya hanyalah menyiapkan bom waktu. Karena di dalam hati kita marah dan jenuh. Berjanji untuk menemani pasangan dalam keadaan suka dan duka, bukan berarti menyembunyikan kejujuran. Justru definisi cinta sejati adalah saat kita bisa jujur mengekspresikan apa yang kita rasa dalam kebersamaan.


"I vow to stay faithful -even if I'm tempted
Polling mengungkapkan 28 persen laki-laki yang sudah menikah, akan mengalami affair pada usia 50 tahun. Dan 17 persen perempuan yang sudah menikah, juga mengalami hal yang sama. Memiliki ketertarikan terhadap lawan jenis adalah hal yang wajar. Tapi yang membuat komitmen kita berbagi hidup selamanya lebih memiliki makna adalah ketika kita tidak ingin menguji diri kita sendiri.


"I vow to take care of myself"
Tanpa disadari menjaga dan merawat diri adalah cara untuk membuat pasangan kita selalu jatuh cinta. Kesehatan fisik dan emosi adalah modal utama untuk dapat mendampingi pasangan. Apabila kita sakit, pasangan kita pasti akan merasa kurang bersemangat menjalani rutinitas. Alhasil, hari-hari yang dijalani pun terasa lebih berat dari biasanya karena tidak ada kesenangan yang dapat dinikmati bersama.


"I vow to cultivate intimacy"
Tidak ada salahnya untuk menyediakan waktu untuk bermesraan. Waktu bermesraan ini, adalah cara untuk memperdalam ikatan dengan pasangan. Kita mendengarkan apa yang menjadi masalah terbesarnya, tanpa harus menggurui. Posisikan diri sebagai seorang pendangar yang baik. Kadang kala, memiliki pendengar yang baik adalah terapi terbaik untuk melepaskan stres.

sumber : KOMPAS.com

5 Jurus Ampuh Tidak Kecewa

1. Jika anda kecewa jangan berlarut-larut.
Kecewa boleh datang tapi gak akan merampas airmata saya berlebihan.
Itulah prinsip yang mesti anda terapkan dalam hati.

2. Buang sikap patah semangat
Hidup boleh hancur tapi saya akan bangkit lagi dan menjadi pemenang.
Itulah tekad yang mesti dimiliki.

3. Tidak mengundurkan diri dari semua kegiatan
Kebiasaan orang yang kecewa adalah menarik diri dari lingkungan social dan kegiatan yang dia selama ini lakukan. Tarik diri bolehlah, tapi jangan lama-lama.
Segeralah bergabung dalam keceriaan teman atau keluarga. Itu akan membantu menyembuhkan anda segera.

4. Jangan jemu-jemu berbuat baik
Meski hati sempat sakit dan kecewa, usahakanlah untuk berbuat baik terus.
Ini adalah obat terampuh

5. Lupakan balas dendam
Pembalasan adalah hak Tuhan.
Kita hidup mengalir saja dalam kasih Tuhan.
Berilah maaf dan pengampunan ini lebih baik daripada menumpahkan
kemarahan dan dendam.

by : Hendra Kasenda

Hiduplah Sesuai Penghasilan Anda, Oleh: Rick Warren

Ketika pengeluaran Anda lebih besar dari pada penghasilan maka Anda akan mengalami stress atau tekanan keuangan... Alkitab berkata, “Harta yang indah dan minyak ada di kediaman orang bijak, tetapi orang yang bebal memboroskannya.” [Amsal 21:20].

Apakah hidup kita didorong hanya untuk mengejar dan menumpuk harta kekayaan? Mengapa pengeluaran Anda dibiayai oleh hutang? Apakah Anda benar-benar puas dengan apa yang Anda miliki?

Ada 3 [tiga] mitos yang mendorong kita selalu berhutang:

Mitos: Mempunyai lebih banyak uang atau harta akan membuat saya menjadi lebih bahagia.

Faktanya: “Siapa mencintai uang tidak akan puas dengan uang, dan siapa mencintai kekayaan tidak akan puas dengan penghasilannya. Dengan bertambahnya harta, bertambah pula orang-orang yang menghabiskannya. Dan apakah keuntungan pemiliknya selain dari pada melihatnya? [Pengkhotbah 5:10]

Mitos: Mempunyai lebih banyak uang atau harta akan membuat saya menjadi lebih penting

Faktanya: “Berjaga-jagalah dan waspadalah terhadap segala ketamakan, sebab walaupun seorang berlimpah-limpah hartanya, hidupnya tidaklah bergantung daripada kekayaannya itu.” [Lukas 12:15]

Mitos: Mempunyai lebih banyak uang atau harta kekayaan akan membuat saya menjadi lebih aman.

Faktanya: “Nama Tuhan adalah menara yang kuat, ke sanalah orang benar berlari dan ia menjadi selamat. Kota yang kuat bagi orang kaya ialah hartanya dan seperti tembok yang tinggi menurut anggapannya.” [Amsal 18:10-11]

Apabila kita mempercayai ketiga mitos di atas, maka pengeluaran kita akan selalu lebih besar [overspend]. Berikut ini adalah tips bagaimana menikmati hidup dengan lebih baik:

1.Temukanlah kebahagiaan dengan menolong orang lain.

Tuhan Yesus berkata, “Adalah lebih berbahagia memberi dari pada menerima.” [Kisah 20:35]..

Pandanglah sekeliling Anda dan Anda akan melihat kebenaran. Orang yang paling berbahagia adalah mereka yang menolong banyak orang, bukan orang yang memiliki paling banyak. Orang yang kikir adalah orang yang menyedihkan.

2. Temukanlah rasa berharga Anda dengan mengenal Tuhan.

Tuhan berkata, “Oleh karena engkau berharga di mata-Ku dan mulia, dan Aku mengasihi engkau,...” [Yesaya 43:4].

Anda berharga di mata Tuhan. Dia menciptakan Anda untuk suatu tujuan. Kita bisa mengetahui bahwa kita berharga dan penting lewat hubungan dan persekutuan dengan Tuhan.

3. Temukanlah rasa aman dengan mempercayai Tuhan, bukan saldo uang Anda di bank.

Alkitab berkata, “Janganlah kamu menjadi hamba uang dan cukupkanlah dirimu dengan apa yang ada padamu. Karena Allah telah berfirman: “Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau dan Aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau.” [Ibrani 13:5].

Rasa aman sejati yang tidak akan pernah bisa diambil dari Anda hanya ditemukan jika Anda mempercayai Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat Anda.

Membina Hubungan Jangka Panjang

Menjaga hubungan tetap hangat untuk jangka lama sering menjadi hal yang sulit dilakukan. Sangat sering terjadi (apalagi dewasa ini) pasangan berselingkuh.
Seiring perkembangan zaman dan peradaban, selingkuh makin dianggap lazim.
Menjaga agar tidak selingkuh, sama sulitnya dengan menjaga hubungan tetap hangat pasangan suami istri.

Jangan terlalu pesimis tentang apa yang Anda hadapi bersama pasangan.
Meskipun menjaga hubungan bukan hal yang mudah, ada kalanya Anda harus bercermin. Tidak semua pasangan melanggar janji mereka. Masih banyak dari mereka yang makin menikmati hubungan seks seiring bertambahnya usia perkawinan.

Mereka ini seakan mengalami jatuh cinta setiap hari, kehangatan malam pertama setiap kali berhubungan seks. Apakah mereka pasangan beruntung?
Tentunya ya. Tapi itu saja tidak cukup.
Mereka harus mengusahakannya dengan keras agar ini terwujud.

Mereka, pasangan yang sukses dan bergairah, tentunya telah menyadari tidak ada ramuan khusus yang menjamin hangatnya hubungan seks selain komunikasi batin yang kuat antar pasangan, mudah beradaptasi terhadap perubahan untuk dirinya sendiri dan lingkungannya termasuk pasangan, saling menghormati, dan mengerti apa yang menjadi kekuasaan pasangan. Hasilnya, pasangan akan menikmati hidup bersama mereka.
Dan ketika suatu ketika bertemu masalah, mereka berdua akan menghadapinya bersama.

Perubahan gaya hidup dapat berarti pasangan berubah arah tujuan semula.
Pada masa ini pasangan biasanya mengalami krisis, karena mereka mulai tidak mengenali pasangannya. Hasilnya mereka akan mudah terjerumus dalam penyelewengan atau menjadi dingin terhadap seks. Bayangkan jika masalah ini terjadi sementara ikatan batin telah renggang, hasilnya akan lebih buruk dari bayangan Anda sendiri.

Beradaptasi Terhadap Perubahan
Setiap manusia mengalami perubahan seiring dengan bertambahnya umur.
Irama kerja mungkin semakin padat, sebuah pekerjaan baru mungkin menuntut mereka pindah rumah, kebutuhan ekonomi yang makin menumpuk mungkin mengharuskan mereka mencari penghasilan sampingan, kehilangan pekerjaan mungkin menimbulkan depresi, kehadiran anak mungkin membuat mereka kehabisan waktu, dan sebagainya.

Semua contoh di atas adalah perubahan yang menuntut setiap pasangan tanggap,
segera mengubah diri, beradaptasi dengan hal baru. Idealnya perubahan-perubahan ini harus ditanggapi berdua. Pasangan yang menghadapi perubahan ini bersama-sama akan cepat terselamatkan, selanjutnya mereka akan mengenang perubahan ini sebagai roda hidup, dan mereka bangga mempunyai kenangan perjuangan bersama-sama. Yang menjadi masalah jika salah satu untuk kedua pasangan tidak tanggap dengan perubahan ini. Mereka akan saling curiga.

Waktu untuk Berdua
Seberapa banyak waktu yang dibutuhkan berdua?
Jawabannya bisa sangat relatif. Tapi bila Anda menjawab ‘tidak banyak’, jelas ada yang salah dalam hubungan Anda.

Mudahnya begini, bandingkan berapa banyak waktu Anda untuk bekerja.
Tentu Anda dapat menentukan sendiri, seberapa banyak waktu yang Anda perlukan. Pasangan ini harus mengingat bahwa masih banyak jenis hubungan selain hubungan seks walaupun itu puncaknya.

Mereka harus melakukan kegiatan berdua, seperti yang mereka lakukan pada kencan pertama, misalkan makan malam, pergi ke tempat yang menyenangkan/romantis, bunga, anggur, cahaya temaram, musik lembut, dan sebagainya. Kegiatan-kegiatan ini akan menggiring Anda pada percakapan pribadi yang membuka pintu hubungan dengan pasangan Anda.

Tunjukkan Perhatian
Memanggil nama pasangan dengan panggilan sayang (yang, honey, say, neng, bang, dan sebagainya) bukan hal yang bodoh. Hal ini dapat membuat pasangan merasa dicintai dan spesial, sekaligus menciptakan ikatan bagi mereka yang tidak dipunyai pasangan lain.

Hal lain yang juga penting adalah kesadaran tiap pasangan untuk tampil semenarik mungkin untuk mendapatkan pujian pasangannya. Ini akan menyenangkan keduanya, bagi yang memuji apalagi yang dipuji. Usaha untuk tampil sebaik mungkin akan mendapatkan reaksi yang positif.

Bahasa tubuh seperti sentuhan, ciuman, belaian, cubitan, akan sangat mendukung terciptanya kemesraan dalam hubungan jangka panjang.
Hal-hal kecil ini akan menambah kuat hubungan Anda berdua.

Benarkah demikian?
Silahkan Anda menikmati dan memulai mencobanya bersama pasangan Anda.
Jangan biarkan hubungan kemesaraan jangka panjang Anda akan hilang begitu saja dengannya.
Jangan biarkan kata-kata ONLY FOR THE MOMENT terjadi dalam diri Anda tetapi ubahlah kata-kata itu menjadi ALWAYS and FOROVER dalam kemesraan bersama pasangan Anda.

sumber : website